Langsung ke konten
Iqbal Adi
Kembali

Kenapa Satu Kaset Super Mario Bros. Laku $3 Juta, Tapi Median NES Cuma Ribuan Dolar?

Bayangin lo nemu satu kaset Nintendo di loteng. Sesuai peruntungan lo, kaset itu ternyata laku $3 juta. Terdengar kayak cerita fiksi, tapi di Juni 2026 itu kejadian beneran di lelang Heritage Auctions. Pertanyaannya: kalau satu kotak laku segitu, kenapa harga NES di pasaran biasa terasa jauh lebih wajar?

Kotak Super Mario Bros. untuk NES, tampak bagian belakang. Via Wikimedia Commons, CC BY-SA 4.0

Angka yang bikin kepala muter

Heritage Auctions melelang satu kopi Super Mario Bros. untuk NES dalam kondisi sealed (belum pernah dibuka) dengan grade PSA 9.6 A++. Harganya $3.000.000 pada 12 Juni 2026, dan itu ngelewatin rekor sebelumnya yang $2 juta dari penjualan privat di 2021.

Yang bikin unik, ini bukan sekadar “kaset mahal”. Heritage menyebut ini salah satu dari tiga kopi sealed yang dikenal dari second production run-nya. Dua lainnya grade VGA 80 dan Wata 9.4 A++. Varian ini punya gloss sticker yang dipakai di awal 1986, dan menurut Heritage, kopi ini pertama kali muncul di lelang publik dalam kondisi sealed.

Ceritanya juga aneh. Kaset ini ditemukan di dalam paket NES Control Deck baru yang belum pernah dibuka selama hampir 40 tahun. Heritage bahkan menyebut kopi ini berasal dari test market yang udah ada sebelum NES dirilis secara nasional. Jadi ini bukan barang rilis massal, tapi sisa dari fase awal produksi.

Total hasil lelang sesi video game itu mencapai $5.047.669. Dan sepanjang sesi, tiga lot teratas semuanya kaset NES bersegel yang sudah di-grade PSA.

Dua dunia harga yang nggak nyambung

Di sini letak “keanehannya”. Harga rekor itu cuma kebangun di ujung atas pasar, sementara mayoritas barang punya harga yang jauh lebih membumi. Coba lihat perbandingan kasar ini:

ItemKondisiAngkaSumber
Super Mario Bros. (NES)Sealed, PSA 9.6 A++$3.000.000Heritage, Juni 2026
Super Mario 64 (N64)Sealed, Wata 9.8 A++$1.560.000Heritage, Juli 2021
Super NESLoose (konsol doang)~$120Engadget via trend.dk
Super NESSealed~$1.174Engadget via trend.dk
NESMedian pasar$4.750TGM Magazine

Perhatiin: median NES yang “cuma” $4.750 itu udah ngitung ribuan barang biasa. Sementara rekor $3 juta adalah satu copy dengan satu grade tertentu. Dua angka ini nggak saling membatalkan. Yang satu menggambarkan barang yang sering ketemu, yang satu menggambarkan barang yang nyaris nggak ada tandingannya.

Gap yang sama juga kelihatan di SNES. Konsol loose di kisaran $120, sementara versi sealed bisa lebih dari sepuluh kali lipatnya. Kondisi, bukan cuma nama konsol, yang nentuin harga.

Bubble pandemi dan koreksinya

Kalau ditarik ke belakang, lonjakan ini nggak muncul dari nol. ABC News (Juni 2025) mencatat periode 2020-2022 saat banyak orang di rumah, punya uang lebih, dan ikut nostalgia binge. Seorang kolektor yang diwawancara ABC bilang harga banyak barang “crashing down” setelah orang-orang mulai keluar rumah lagi, dan koreksi itu paling kerasa di segmen graded high-end.

Tapi koreksi itu nggak berlaku merata. Barang langka dengan sejarah produksi yang jelas tetap bertahan, sementara barang yang cuma ikut hype tanpa kelangkaan asli justru turun. Jadi pertanyaannya bukan “retro naik atau turun”, tapi “barang yang mana”.

Kenapa sealed bisa segila itu

Ada tiga lapis yang biasanya ngedorong harga sealed:

  1. Kelangkaan fisik. Kaset yang dimainin anak-anak dari 1985 hampir semuanya udah berubah: label aus, baterai bocor di save, atau kotaknya rusak. Kopi yang masih tersegel praktis udah nggak diproduksi lagi.
  2. Verifikasi. Grading (PSA, Wata, VGA) bikin barang bisa dibandingkan lintas penjual. Tanpa grade, pembeli nggak punya dasar buat bayar premium.
  3. Cerita. Asal-usul yang jelas, kayak kaset yang ditemukan di dalam bundle baru, itu nambah daya tarik yang nggak bisa diukur dari angka produksi.

Catatan penting: lelang kayak gini juga sering dipakai buat bikin headline. Satu rekor bisa bikin barang biasa keliatan kayak aset investasi, padahal kebanyakan kaset dan konsol nggak pernah sampai ke level itu.

Pelajaran praktis

Kalau lo penasaran sama barang retro, ada beberapa hal yang layak dicek:

Rekor $3 juta itu menarik buat dibaca, tapi yang lebih berguna buat kolektor adalah memahami kenapa angka sebesar itu bisa muncul di tengah pasar yang mayoritas barangnya jauh lebih murah. Di situ letak logikanya.

Sumber

Konsol Nintendo Entertainment System, tampak depan kanan. Public domain, via Wikimedia Commons


Bagikan tulisan ini:

Tulisan Sebelumnya
CRT vs LCD: Kenapa Soal Input Lag Retro Ternyata Gak Sesederhana Angka 'Nol Milidetik'
Tulisan Berikutnya
Kenapa Rata-rata Gaji Animator Anime Kelihatan Bagus, Tapi Tukang Gambar Frame-nya Tetap Kepepet?